Kajati Sulteng Lepas Tukik dan Tanam Mangrove di Donggala, Ajak Jaga Kelestarian Alam

Donggala — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tengah, Nuzul Rahmat R., S.H., M.H., bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Tengah, menghadiri kegiatan pelepasan tukik dan penanaman mangrove di pesisir Pantai Lalombi, Kabupaten Donggala, Minggu (24/8/2025).

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-80 sekaligus rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran lingkungan dan menjaga ekosistem pesisir.

Dalam sambutannya, Kajati Sulteng mengapresiasi penyelenggaraan acara tersebut dan menegaskan bahwa pelepasan tukik, penanaman mangrove, serta pelepasan burung bukan hanya kegiatan seremonial. “Ini adalah bentuk nyata komitmen kita menjaga keberlanjutan alam,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berbangga atas potensi pesisir Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Donggala yang memiliki garis pantai panjang. “Hutan mangrove adalah benteng utama menjaga keseimbangan pesisir, sedangkan tukik menjadi simbol harapan baru bagi ekosistem laut,” ujarnya.

Kajati Sulteng juga memberikan apresiasi kepada Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) yang turut mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak adalah kunci dalam menjaga lingkungan.

Menutup sambutannya, Kajati Sulteng menegaskan bahwa pelestarian penyu sejalan dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. “Partisipasi Kejaksaan dalam kegiatan ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab moral. Penegakan hukum tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus bersinergi dengan masyarakat dan instansi lain agar kesadaran lingkungan dapat terwujud,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini para pejabat utama Kejati Sulteng, Kepala Kejaksaan Negeri Donggala, Kepala Kejaksaan Negeri Palu, Kepala Kejaksaan Negeri Sigi, Bupati Donggala beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Donggala.

Kegiatan ini diharapkan memperkuat kerja sama antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan demi generasi mendatang

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

أحدث أقدم